A.Geografi Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur (disingkat NTT) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang meliputi bagian timur Kepulauan Nusa Tenggara. Provinsi ini memiliki ibu kota di Kota Kupang dan memiliki 22 kabupaten/kota. Provinsi ini berada di Kepulauan Sunda Kecil.Tahun 2020, penduduk provinsi ini berjumlah 5.325.566 jiwa, dengan kepadatan 111 jiwa/km2.
B.Luas Dan Batas Wilayah Nusa Tenggara Timur
Batas-batas wilayah Provinsi NTT adalah Laut Flores (Utara), Samudra Atlantic (Selatan), Timor Leste (Timur) dan Provinsi NTB (Barat). Luas wilayah daratan 4.734.990 ha dan luas wilayah lautan 15.141.773,10 ha yang tersebar pada 596 pulau. Sebagian besar wilayahnya bergunung dan berbukit, hanya sedikit dataran rendah.
C.Sejarah Nusa Tenggara Timur
Bentangan kepulauan yang terletak antara 80-120 Lintang Selatan dan 1180 – 1250 Bujur Timur, merupakan bagian dari NKRI; mempunyai makna tersendiri pada hidup dan kehidupan banyak orang. Gugusan pulau-pulau tersebut disapa dengan berbagai sebutan, antara lain, "Sunda Kecil, Nusa Tenggara, Nusa Tenggara Timur", dan juga "Flobamora". Sebutan tersebut juga bisa bermakna ada aneka suku dan sub-suku di/pada wilayah tersebut, namun mempunyai satu tanda kesamaan yaitu sama-sama menyatukan diri sebagai anak-anak Flobamor atau pun NTT.
Ketika Belanda, dengan VOCnya, mencekram Nusantara, tahun 1614. Di era kolonial sampai 1942, rakyat NTT, harus terbagi-bagi sesuai keinginan Belanda, dalam bentuk Raja – Swapraja, fetor – Kefetoran, dan seterusnya; dan kemudian menjadi daerah taklukan di bawah pemerintahan residen. Ketika Jepang berkuasa di Nusantara, wilayah NTT yang strategis, ditata ulang sebagai basis pertahanan. Penataan administrasi pemerintahan pun nyaris tidak mengalami perubahan, hanya ada perubahan istilah
Ketika negeri ini [NKRI] masih belum tegak berdiri tegak, NTT menjadi bagian dari Provinsi Administratif dengan nama "propinsi Sunda kecil". Nama "Sunda kecil" kemudian diganti dengan nama "Nusa Tenggara", berdasarkan peraturan pemerintah No. 21 tahun 1950. Tidak lama setelah itu, tahun 1957 berlaku UU No. 1 tahun 1957 tentang pokok-pokok Pemerintahan Daerah dan dengan UU No. 64 tahun 1958, sehingga "Propinsi Nusa Tenggara" dibagi menjadi tiga daerah Swantantra Tingkat 1, yaitu masing-masing Swantantra Tingkat 1 Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sejak 20 Desember 1958, pulau Flores, Sumba, Timor, dan pulau-pulau sekitarnya menjadi salah satu provinsi, dalam/di kesatuan Republik Indonesia.
D.Demografi Nusa Tenggara Timur
Berdasarkan jenis kelamin, sebanyak 2,75 juta jiwa atau 50,09% penduduk NTT adalah laki laki. Sementara, 2,74 juta jiwa atau 49,91% penduduk NTT berjenis kelamin perempuan. Terdapat 2,06 juta jiwa atau 37,54% penduduk NTT yang berstatus kawin. Sebanyak 3,25 juta jiwa atau 50,31% penduduk NTT berstatus belum kawin.
E.Agama Dan Suku Bangsa
Propinsi Nusa Tenggara Timur didominir oleh Agama Kristen (Katholik dan Protestan) dan sebagian Agama Islam. Perkembangan Agama Katholik di sebarkan oleh Bangsa Portugis dan Agama Kristen Protestan di sebarkan oleh Bangsa Belanda. Penyebaran Agama Islam masuk ke Nusa Tenggara Timur melalui pedagang dari Ternate menyebarkan Agama Islam melalui kabupaten Alor. Untuk wilayah Sumba melalui Nusa Tenggara Barat dan dari Pulau Flores melalui Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Sedangkan untuk Agama Hindu dan Budha penyebarannya melalui pendatang yang melaksanakan tugas di Nusa Tenggara Timur
Suku Bangsa NTT
Suku Bangsa Deing (Nusa Tenggara Timur)
Orang Deing berdiam di daerah Nadar, Lebang Beengada, Mariabang, dan Bagang yang termasuk wilayah administratif Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Orang Deing merupakan satu kelompok yang jumlahnya relatif kecil, namun mereka mempunyai bahasa sendiri yaitu bahasa Deing. Kelompok ini merupakan salah satu dari puluhan kelompok kecil penduduk asal Kabupaten Alor. Mereka hidup dari pertanian dengan tanaman pokoknya adalah jagung.
Suku Bangsa Kemang (NTT)
Orang Kemang adalah satu kelompok sosial yang berdiam di daerah Taramana, sebagai bagian dari wilayah administratif Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Orang Kemang memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa Kemang, dan penutur bahasa ini jumlahnya relatif kecil. Mereka merupakan salah satu kelompok di antara puluhan kelompok kecil lainnya yang merupakan penduduk asal yang ada di Kabupaten Alor.
Suku Bangsa Kui (Nusa Tenggara Timur)
Orang Kui berdiam di daerah Kolana dan daerah Pureman sebagai bagian dari wilayah administratif Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Orang Kui merupakan satu kelompok yang jumlah anggotanya relatif kecil, namun mereka memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa Kui. Mereka merupakan salah satu kelompok penduduk asal di wilayah Kabupaten Alor. Orang Kui ini hidup dari pertanian ladang. Tanaman utama adalah jagung, yang sekaligus sebagai makanan pokok mereka.
Suku Bangsa Abui (NTT)
Orang Abui adalah kelompok sosial yang berdiam di wilayah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka ini berdiam dalam wilayah bernama Likuwatang, Malaikawata, Kelaisi, Tafuikadeli, Atimelang dan Motang. Jumlah anggota kelompok ini relatif kecil, namun mereka mempunyai bahasa sendiri, yaitu bahasa Abui. Orang Abui merupakan salah satu dari puluhan kelompok kecil lainnya yang tergolonga penduduk asal di wilayah kabupaten ini.
F.Ekonomi
Menurut berbagai standar ekonomi, ekonomi di provinsi ini lebih rendah daripada rata-rata Indonesia, dengan tingginya inflasi (15%), pengangguran (30%) dan tingkat suku bunga (22-24%). Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) wilayah NTT menyatakan adanya peningkatan kinerja perekonomian NTT pada triwulan II-2022 yang tumbuh sebesar 3,01 persen year on year (yoy) seiring dengan pulihnya mobilitas masyarakat. pertumbuhan ekonomi NTT tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan perekonomian nasional yang tumbuh sebesar 5,44 persen (yoy) pada triwulan II-2022
G.Pemerintahan
Gubernur adalah pimpinan pemerintah tertinggi di tingkat provinsi. Gubernur Nusa Tenggara Timur bertanggungjawab atas wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur. Saat ini, gubernur atau kepala daerah yang menjabat di provinsi Nusa Tenggara Timur ialah Viktor Laiskodat, dengan wakil gubernur Josef Nae Soi. Mereka menang pada Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2018.dilantik oleh presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada 5 September 2018, untuk masa jabatan 2018-2023.
DPRD NTT beranggotakan 65 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD NTT terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD NTT yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 3 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Andreas don Rade, di Gedung DPRD Provinsi NTT
H.Pariwisata
Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki 3 pulau utama yaitu Flores, Sumba, dan Timor Barat. Setiap pulau yang termasuk dalam wilayah NTT memiliki banyak sekali obyek wisata alam, destinasi wisata sejarah hingga tempat kuliner
Beberapa tempat wisata yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur yakni:
• Pulau Komodo dengan Komodo
• Danau Kelimutu di Flores, 3 danau kawah dengan warna berbeda
• Gunung Mutis di Timor Tengah Selatan
• Semana Santa di Larantuka
• Rumah adat dan pasola di Pulau Sumba
• Air Terjun Waimarang Sumba Timur
• Penyelaman di Pulau Alor
• Pantai Nemberalla di Rote Ndao
• Pantai Pink di Pulau Padar
• Rumah Adat di Kampung Bena, Bajawa-Kabupaten Ngada
• Taman Wisata 17 Pulau di Riung, Kabupaten Ngada
• Taman Wisata Air Panas Mengeruda Soa, Bajawa- Kabupaten Ngada
• Kelabba Madja di Sabu Raijua
• Tradisi berburu Paus di Lembata
• Rumah Adat Wae Rebo di Manggarai
• Kampung Adat Bena, di Bajawa
I.Kebudayaan
-Rumah Adat Nusa Tenggara Timur
Salah satu rumah adat yang dimiliki yaitu saoata musalakitana. Rumah adat ini biasa digunakan sebagai tempat tinggal lurah, camat atau pembesar yang lainnya.
Rumah adat NTT ini berbentuk rumah panggung. Dibawah rumah ini terdapat balai yang panjang. Balai ini digunakan sebagai tempat menerima tamu. Rumah adat ini mempunyai khas pada tiang yang berada di balai karena berdiri dari landasan batu besar.
-Pakaian Adat Suku Rote NTT
Pakaian adat dari suku ini merupakan salah satu perwakilan dari pakaian adat NTT. Pakaian ini mempunyai keunikan pada desain dan dalam nilai sejarah. Keunikan tersebut yang terdapat pada topi yang dikenakan kaum pria, topi ini disebut ti’i langga.
Topi ini berbentuk seperti topi khas meksiko yang terbuat dari bahan daun lontar kering. Selain mempunyai bentuk yang khas, topi ini mempunyai fungsi sebagai simbol percaya diri serta kewibawaan kaum pria dari suku Rote
-Beragam Jenis Tarian Tradisional NTT
Provinsi yang kaya akan wisata alam ini, mempunyai banyak sekali jenis tarian-tarian yang masih hidup di masyarakat. Hal ini disebabkan karena jumlah suku yang berada di wilayah ini juga sangat beragam.
Dengan setiap tarian tersebut, mempunyai fungsi dan kegunaannya masing-masing. Tanpa mengurangi ciri khas daerah, tarian-tarian yang ada lebih memperlihatkan identitas daerah.
-Alat Musik Tradisional Sasando
Alat musik tradisional yang paling terkenal yaitu Sasando. Alat musik ini sangat terkenal bahkan hingga ke mancanegara. Sasando menggambarkan tentang citarasa seni yang tinggi dari masyarakat suku-suku yang ada di provinsi ini.
J.Tokoh Terkenal Di NTT
NTT sendiri sampai saat ini telah memiliki 3 orang tokoh yang dianugerahi gelar pahlawan nasional.
1. Wilhelmus Zakaria Johannes
Wilhelmus Zakaria Yohannes adalah ahli radiologi pertama di Indonesia yang juga guru besar Radiologi dan pernah menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Lahir di Pulau Rote pada tahun 1895, beliau meninggal di Den Haag, Belanda pada 4 September 1952. Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 27 Maret 1968.
2.Izaak Huru Doko
Merupakan seorang aktivis kemerdekaan. Saat penjajahan Jepangi ia ikut memperjuangkan kemerdekaan melalui surat kabarnya 'Timor Syuho'. Ia juga seorang pengajar, dan ikut berperan dalam pendirian Universitas Udayana, Bali.
Lahir di Seba, Pulau Sabu, NTT pada 20 November 1913, ia meninggal pada 29 Juli 1985 di Kupang. Ia dianugerahi gelar pahlawan nasional pada 3 November 2006.
3. Prof.Dr.Ir. Herman Johannes
Dia merupakan seorang cendekiawan dan guru besar Universitas Gajah Mada. Pernah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Rektor UGM. Keahliannya sebagai seorang ahli perakit bom pernah dimanfaatkan oleh Letkol Soeharto saat menyerbu kota Yogjakarta ketika jaman revolusi dulu.
Pria yang merupakan sepupu dari Wilhelmus Zakaria Johannes ini, meninggal dunia pada 17 Oktober 1992. Ia dianugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun 2009.
K.Perguruan Tinggi Dan Pendidikan
Terdapat beberapa jenis status perguruan tinggi yang ada di Nusa Tenggara Timur, ada yang berbentuk universitas, politeknik, akademi, sekolah tinggi dan institut. Berikut ini adalah daftar perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT):
Daftar Perguruan Tinggi Negeri di NTT
1. Universitas Nusa Cendana
2. Universitas Timor (UNIMOR), Kafemenanu
3. Politeknik Negeri Kupang
4. Politeknik Pertanian Negeri Kupang
5. Poltekkes Kupang (Perguruan Tinggi Kedinasan)
Daftar Perguruan Tinggi Swasta di NTT
Universitas
1. Universitas Aryasatya Deo Muri, Kota Kupang
2. Universitas Citra Bangsa, Kota Kupang
3. Universitas Flores, Kab Ende
4. Universitas Karyadarma Kupang, Kota Kupang
5. Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Kab Manggarai
6. Universitas Katolik Widya Mandira, Kota Kupang
7. Universitas Kristen Artha Wacana, Kota Kupang
8. Universitas Kristen Wira Wacana, Kab Sumba Timur
9. Universitas Muhammadiyah Kupang, Kota Kupang
10. Universitas Nusa Lontar Rote, Kab Rote Ndao
11. Universitas Nusa Nipa, Kab Sikka
12. Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Kota Kupang
13. Universitas San Pedro, Kota Kupang
14. Universitas Tribuana Kalabahi, Kab Alor
Institut
1. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Maumere, Kab Sikka
2. Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka, Kab Flores Timur
3. Institut Nasional Flores, Kab Nagakeo
4. Institut Teknologi Alberth Foenay, Kota Kupang
Sekolah Tinggi
1. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti Ngada, Flores
2. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nusa Bunga Floresta, Nagekeo
3. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer,Kupang
4. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Cakrawala Nusantara, Kupang
5. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Mentarai Kupang, Kupang
6. Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Sikka
7. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nusantara, Kupang
8. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Uyelindo Kupang, Kupang
9. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Kupang, Kupang
10. Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Fajar Timur, Atambua, Belu
11. Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan, Kupang
12. Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula, Ende
13. STIE Oemathonis, Kupang
14. STIE Putra Timor, Kupang
15. STIE Wirawacana, Waingapu, Sumba Timur
16. STKIP Santo Paulus, Ruteng, Manggarai
17. STKIP Weetebula, Tambolaka, Sumba Barat Daya
18. STIKOM Artha Buana Kupang (mudah-mud)
Politeknik
1. Politeknik Santo Wilhelmus, Nagekeo
Akademi
1. Akademi Komunitas Negeri Teknologi Garam Nagekeo, Nagekeo
2. Akademi Bahasa Asing Santa Mary Ende, Ende
3. Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang, Kupang
4. Akademi Koperasi Indonesia Ratu Jelita, Kupang
5. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Mataram, Ende
6. Akademi Pariwisata Kupang, Kupang
7. Akademi Pekerjaan Sosial Kupang, Kupang
8. Akademi Teknik Kupang, Kupang